Inspirasi

Kisah Eks Guru Honorer Bangun Sekolah dari Hasil Jual Sapu Ijuk

Spread the love

LINTAS1AGUPENA.ORGCIANJUR, Pak Ahmad, seorang mantan guru honorer yang banting setir menjadi pengusaha sapu ijuk, berhasil mewujudkan impiannya membangun SMP IT Pancuh Tiluh di Kampung Karang Muda, Desa Jayagiri, Sindangbarang, Cianjur.

Perjalanan inspiratif ini dimulai dari kondisi masa sulit di Desa Jayagiri, di mana siswa harus menempuh jarak lebih dari 3 kilometer untuk mencapai sekolah pertama (SMP) dengan akses jalan yang rusak.

Awalnya, Pak Ahmad bekerja sebagai kuli bangunan di luar kota untuk mengumpulkan modal. Di sana, ia mendapat inspirasi dari seorang penjual sapu ijuk. Dengan tekad kuat, ia memulai usaha sapu ijuk yang kini berkembang pesat.

Dalam seharinya Ahmad mampu memproduksi 100 buah sapu ijuk dengan melibatkan warga sekitar, dan setiap sapu ijuk yang dijual seharga Rp8 ribu memberikan keuntungan Rp4 ribu per buah.

Keberhasilannya ini tidak hanya menghidupi keluarga, tetapi juga digunakan untuk membangun sekolah gratis. SMP IT Pancuh Tiluh, yang didirikannya pada tahun 2020, kini telah memiliki 76 murid, dengan 10 di antaranya menginap di sekolah.

Meski kondisi sekolah terlihat sederhana, namun sekolah ini menonjol dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan sekolah lain di wilayah tersebut. Pak Ahmad bahkan menyediakan tempat tinggal untuk murid kurang mampu sekaligus membiayai kebutuhan mereka sehari-hari.

Sambil membuat sapu ijuk, Ahmad turut mengajar siswa, dan mengerjakan 12 orang guru honorer yang pembiayaannya juga dibantu dari dana BOS dan hasil penjualan sapu ijuk.

Ia melatih siswanya dengan baik dan juga memberikan upah Rp1.000 per buah sapu ijuk yang diproduksi oleh mereka. Dengan semangat ini, Pak Ahmad berencana akan terus berinovasi, dan menggiatkan promosi sekolahnya hingga ke kawasan penduduk Kampung Karang Muda yang berjarak satu jam dari jalan utama sekolahnya dengan bermodalkan sepeda motor.

Oleh warga sekolah ini pun menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat, karena menawarkan pendidikan yang lebih terjangkau, bermakna, dan melatih semangat berwirausaha.

Ty


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *