Prabowo Serukan Percepatan MBG dengan Memanfaatkan Dapur Sekolah
LINTAS1AGUPENA.ORG – Jakarta, Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memanfaatkan fasilitas dapur sekolah yang sudah ada (27/06). Dalam rapat terbatas, Prabowo menekankan pentingnya efisiensi dan kecepatan dalam distribusi makanan bergizi bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. Program ini, yang menjadi salah satu janji kampanye utamanya, diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelajar di daerah terpencil.
Prabowo menjelaskan bahwa banyak sekolah dan pesantren di Indonesia sudah memiliki dapur sederhana yang dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan makanan bergizi. Dengan mengoptimalkan fasilitas tersebut, pemerintah dapat memangkas biaya pembangunan infrastruktur baru dan mempercepat implementasi MBG.
Menurut data hingga Juni 2025, jumlah Sekolah Penerima Program Gizi (SPPG) baru mencapai 1.861 unit dengan 5,5 juta penerima, jauh dari target 82,9 juta. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pemerintah menargetkan percepatan MBG dan rampung pada pekan ini.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah diminta untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memetakan sekolah-sekolah yang memiliki fasilitas dapur memadai. Zulhas menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk program ini sebesar Rp 121 triliun, lebih rendah dari rencana awal Rp 171 triliun.
Nantinya, dapur sekolah dan pondok akan dilibatkan untuk memperluas jangkauan program. Kementerian Kesehatan juga dilibatkan untuk memastikan menu yang disediakan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sesuai standar kesehatan, mendukung peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar.
Namun, tantangan logistik masih menjadi perhatian utama. Beberapa daerah terpencil diketahui memiliki keterbatasan akses bahan pangan segar dan tenaga terampil untuk mengelola dapur sekolah. Untuk mengatasi hal ini, Prabowo meminta Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan pelaku usaha lokal untuk memastikan pasokan bahan pangan berkualitas. “Kita libatkan petani dan UMKM lokal agar program ini juga menggerakkan ekonomi daerah,” tambahnya.
Pemerintah menargetkan program MBG dapat mulai berjalan secara bertahap pada awal 2026 di sejumlah wilayah prioritas. Dengan pendekatan berbasis dapur sekolah dan dukungan anggaran yang direvisi, Prabowo optimistis program ini akan berjalan efisien dan tepat sasaran serta menegaskan komitmennya untuk mewujudkan generasi yang sehat dan berprestasi.
Kontributor: Ty

