Hari Belajar Guru: Langkah Baru Transformasi Dunia Pendidikan
LINTAS1AGUPENA.ORG – Jakarta, para guru mendapatkan kebijakan baru yang memungkinkan mereka bebas dari tugas mengajar selama satu hari dalam seminggu. Namun, hari tersebut harus dimanfaatkan secara produktif untuk kegiatan belajar, Minggu 8 Juni 2025.
Kebijakan ini diumumkan oleh Nuruk Suryani, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan, dalam acara yang diadakan pada Rabu, 4 Juni 2025 lalu.
Kebijakan Hari Belajar Guru ini dirancang untuk membangun ekosistem pembelajaran yang lebih baik sepanjang hayat. Tujuannya adalah menciptakan suasana belajar yang sadar, bermakna, dan mampu menginspirasi. Dengan demikian, guru diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pengajaran mereka melalui kegiatan ini.
Pelaksanaan Hari Belajar Guru akan dilakukan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Pendekatan ini memberikan kesempatan bagi guru untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi serta memperkaya wawasan mereka dalam mendidik.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan kebijakan ini melalui Surat Edaran (SE) nomor 5684/MDM.B1/HK.04.00/2025. Ketetapan ini menegaskan bahwa waktu bebas dari mengajar harus digunakan untuk pengembangan diri, bukan untuk kegiatan lain di luar konteks pembelajaran.
Langkah tersebut menurut Nunuk diyakini akan membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan. Dengan adanya waktu khusus untuk belajar, guru dapat memperbarui metode pengajaran dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, sehingga proses belajar-mengajar menjadi lebih efektif dan bermutu.
Kontributor: Ty

