Jawa Barat Mulai Program Listrik Gratis, Sasar 125.274 Keluarga Miskin
LINTAS1AGUPENA.ORG – Cirebon ( 9 Mei 2025) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan peluncuran tahap pertama program sambungan listrik gratis untuk keluarga kurang mampu. Acara peresmian digelar di Desa Cipinang, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, bertepatan dengan Festival Pelayanan Publik bertema “Bapak Kula Ketemu karo Warga.” Program ini bertujuan menyediakan listrik bagi 125.274 rumah tangga miskin di seluruh Jawa Barat, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan akses energi merata.
Inisiatif ini lahir dari fakta bahwa puluhan ribu rumah di Jawa Barat masih hidup tanpa listrik. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kondisi ini tidak dapat dibiarkan berlarut. “Setiap keluarga berhak menikmati penerangan. Kami targetkan semua rumah teraliri listrik sebelum akhir 2025,” katanya. Untuk mewujudkannya, pemerintah provinsi mengalokasikan dana sebesar Rp350 miliar, naik signifikan dari anggaran awal Rp20 miliar.
Program ini tidak hanya menawarkan sambungan listrik gratis, tetapi juga menyertakan syarat unik: penerima bantuan diwajibkan mengikuti program Keluarga Berencana (KB), khususnya vasektomi untuk pria. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mengendalikan pertumbuhan jumlah anak di keluarga penerima bantuan sosial. Namun, bagi yang menolak, pemerintah tetap memberikan kelonggaran dengan pengecualian tertentu.
Peluncuran program di Cirebon juga menyoroti kisah penerima bantuan, seperti keluarga Mastur dan Solehah, yang tak hanya mendapat sambungan listrik tetapi juga bantuan renovasi rumah. Acara ini turut diisi dengan layanan KB gratis di Puskesmas Beber, menunjukkan pendekatan terpadu antara energi, kesehatan, dan kesejahteraan. Dedi menyebut program ini sebagai wujud visi “Jabar Istimewa” yang mengutamakan kebutuhan dasar masyarakat.
Meski mendapat sambutan positif, kebijakan wajib KB memicu perdebatan. Sebagian masyarakat memuji langkah ini sebagai upaya bijak untuk keseimbangan demografi, tetapi ada pula yang khawatir akan dampak jangka panjangnya. Di media sosial, Dedi Mulyadi, yang dikenal aktif berkomunikasi dengan warga, menghadapi beragam tanggapan, mulai dari dukungan hingga kritik atas pendekatan kebijakannya.
Ke depan, pemerintah Jawa Barat berencana memperluas program ini ke tahap berikutnya untuk menjangkau lebih banyak keluarga. Dengan semangat mempercepat pembangunan, Dedi Mulyadi optimistis Jawa Barat akan menjadi provinsi yang sepenuhnya berlistrik, memberikan harapan baru bagi ribuan keluarga untuk hidup lebih layak dan terang.
Kontributor Ty

