Rumah Warga di Masanda Dilalap Si Jago Merah Saat Lebaran, Kerugian Capai Ratusan Juta
LINTAS1AGUPENA – TANA TORAJA – Kebakaran hebat terjadi di Dusun Rura, Lembang Ponding’o, Kecamatan Masanda, Kabupaten Tana Toraja, pada Senin, 31 Maret 2025, sekitar pukul 09.30 WITA. Peristiwa ini menghanguskan satu rumah milik Ambe Datu yang saat kejadian dalam keadaan kosong. Seluruh anggota keluarga sedang berkunjung ke rumah sanak saudara untuk merayakan Lebaran, sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Api dengan cepat melalap seluruh bagian rumah, mengakibatkan bangunan beserta isinya habis terbakar. Selain perabotan rumah tangga, beberapa dokumen penting juga ikut musnah dalam kebakaran ini. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, membuat keluarga korban harus kehilangan tempat tinggal mereka dalam sekejap. Warga sekitar berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran api terlalu besar untuk dikendalikan.
Pemerintah Kec. Masanda bersama Lembang Ponding’o bergerak cepat dalam menangani kejadian ini. Inisiasi bantuan awal pasca kebakaran dimotori oleh Camat Henry Tangaran, Sekcam, bersama Kalem Ponding’o, Semuel Petrus, dibantu kader KNPI Arkelaus Amba Ma’dika dan beberapa kader PKK beserta Kepala lingkungan.
“Bantuan ini sebagai bentuk rasa empati Pemerintah Kecamatan Masanda, Lembang, PKK kecamatan Masanda terhadap Musibah kebakaran yang menimpa saudara kita,” ungkap Camat Masanda.

Dinas Sosial Tana Toraja yang diwakili oleh Surianto Lopang juga turut memberikan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban. Bantuan yang diberikan berupa sembako seperti beras, telur, mie instan, serta peralatan pasca-bencana seperti terpal dan perlengkapan lainnya. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak, papar Rinto.

Semuel Petrus menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Ambe Datu. Ia menegaskan bahwa pemerintah Lembang setempat akan terus mendampingi keluarga korban dalam proses pemulihan pasca-kebakaran. “Kami turut merasakan beban yang dialami keluarga korban dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu mereka bangkit kembali,” ujar Semuel.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan keluarga yang terdampak dapat segera mendapatkan solusi terbaik untuk melanjutkan kehidupan mereka. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Kontributor: Bahtiar Azis

