KNPI BERGERAK

Waspada! Tim Riset KNPI Warning Game Pornografi Ini Mampu Merusak Moral Generasi Muda di Tana Toraja

Spread the love

AGUPENATANA TORAJA, Tim Riset Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tana Toraja merilis bahaya kekerasan pornografi dalam game online Collegbrawl, Jumat (17/11/23).

Ketua Tim Riset KNPI Sumartoyo, M.Si. mengungkapkan Collegbrawl yang disinyalir sudah ada di Toraja ini adalah game online yang mengandung unsur pornografi dan kekerasan. Game ini diklaim sebagai game petualangan dalam kampus, namun sebenarnya berisi konten dewasa yang tidak layak ditonton oleh siapapun terlebih anak-anak.

Game Collegbrawl atau dikenal sebagai game cabul ini sangat berbahaya bagi generasi muda, terutama pelajar dan mahasiswa, karena dapat mempengaruhi perilaku dan moral mereka. Sumartoyo mengatakan game ini menampilkan adegan-adegan vulgar, seperti hubungan seksual, pemerkosaan, dan perkelahian, yang dapat merusak mental dan pikiran penontonnya.

“Game ini sangat tidak layak untuk dimainkan oleh anak-anak kita. Ini adalah bentuk penjajahan budaya yang harus kita lawan. Kami meminta pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar mengambil langkah preventif dan represif untuk melindungi generasi muda kita dari pengaruh buruk game ini,” ujar Sumartoyo.

Tim Riset KNPI selama dua minggu terakhir telah melakukan penelitian terhadap game Collegbrawl dan menemukan fakta-fakta mengejutkan tentang game tersebut; bahwa game ini dibuat oleh sebuah perusahaan asing yang bernama Supercell Collegbrawl Studios, yang berbasis di Amerika Serikat. Perusahaan ini diduga memiliki motif politik dan ekonomi untuk menjebak dan menjerumuskan generasi muda Indonesia ke dalam perilaku amoral.

Game ini tidak terdapat di playstore maupun di goggle store melainkan melalui sebuah situs khusus modgila.com yang jika tidak hati-hati malah akan menimbulkan masalah pada perangkat karena serangan malware atau virus yang bisa saja ditanamkan pada perangkat game ini.

Selain itu Tim Riset KNPI menilai game tersebut sebenarnya adalah alat propaganda dan penghancuran bangsa. Game ini sengaja dibuat untuk menggiring opini generasi muda bahwa kehidupan kampus adalah penuh dengan kebebasan seksual, kekerasan, dan pada akhirnya menjurus ke penggunaan narkoba.

KNPI Tana Toraja yang dinahkodai Restu Tangaka mendesak pemerintah pusat melalui Kominfo untuk segera menutup akses game ini di Indonesia, dan menindak tegas afiliator game yang menyebarkannya di Indonesia,” tegas Restu.

Untuk pemerintah daerah, KNPI menunggu respon pemerintah setelah berita ini rilis ke publik, apakah akan ada tindak lanjut atau tidak. KNPI Tana Toraja telah berupaya untuk mengingatkan karena sesuai eksplorasi di berbagai media sosial game yang selalu disiarkan live ini ramai ditonton anak-anak di bawah umur dan banyak dari mereka untuk meminta tutorial mendownload game ini.

KNPI Tana Toraja senantiasa peka terhadap perkembangan teknologi yang sedang terjadi, namun mereka juga perlu menekan alarm jika ada penyalahgunaan teknologi seperti pada game Collegbrawl, dan mengharapkan koordinasi yang sigap seperti Kominfo, Kemendikbudristek Kemenag, dan Polri, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi mengatasi masalah ini, tutup Restu.

Kontributor: Hajar Aswad


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *